Cerita Siswi SMA Belajar Online, Pelajaran Olahraga Pakai Video
Sumber: news.detik.com
Sabtu, 11 April 2020 00:00 WIB | dilihat: 74 kali
Ilustrasi belajar dengan media online

Jakarta - Pengumuman kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan lewat jarak jauh oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dipatuhi oleh para siswa-siswi sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran nomor 4 tahun 2020 oleh Kemendikbud di mana tertuang beberapa poin metode pembelajaran yang harus dilakukan selama masa penyebaran virus tersebut.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem pun menyebutkan selain metode yang diubah, siswa-siswi juga akan diberikan pemahaman mengenai virus Corona (COVID-19) yang sedang melanda Indonesia. Contohnya seperti Siswi dari SMAK 1 BPK Penabur, Tanjung Duren, Jakarta Barat, bernama Hany Wijaya (15) yang saat ini duduk di bangku kelas 10. Hany mengatakan kalau ia telah melaksanakan sekolah di rumah sejak 19 Maret lalu.

"Aku mulai belajar dari rumah 19 Maret kak, jadi kemarin wali kelasku yang kirim pengumuman yang ada jadwal belajarnya dari sekolah," ungkap Hany kepada detikcom, Sabtu (11/4/2020).

Hany mengungkapkan, metode belajarnya saat ini menggunakan Google Class Room selama melakukan pembelajaran dari rumah. Tugaspun dibagikan secara daring melalui berbagai metode online.

"Kemarin kita dikasih code Google Classrom terus disuruh join kak. Setiap kelas sih biasanya ada tugas-tugas yang harus dikumpulin," jelas Hany.

Saat belajar dengan metode online ini, Hany mengutarakan keunikan yang dilakukan gurunya untuk mengambil penilain terutama untuk pelajaran seperti olahraga.

"Yang paling unik sih pelajar olahraga kak, soalnya guruku minta kita untuk bikin video sesuai materi pembelajaranya. Contohnya circuit training atau latihan voli sendiri. Abis itu videonya dikumpulin dan ada yang dinilai untuk bisa menjadi nilai ulangan ataupun jadi tambahan poin," ungkap Hany.

Ketika melaksanakan berbagai bentuk pembelajaran secara online, Hany menyebutkan bahwa gurunya sering menyelipkan pengetahuan mengenai penyebaran virus Corona dan juga langkah pencegahannya.

"Wali kelas ada yang share informasi seputar Corona gitu kak. Misalnya, bagaimana cara mencuci tangan, gimana Corona tersebut dapat menular dan masih banyak lagi kak," jelas Hany.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya terkadang bosan karena harus terus berada di rumah. Namun ia masih bisa mengatasi rasa bosen tersebut.

"Kalau pelajaran atau tugasnya udah selesai aku suka bosen juga sih kak soalnya kan udah beberapa minggu ini di rumah terus. Biasanya biar aku nggak bosen aku video call-an sama temenku saat home leaning," ungkap Hany.

Hany pun berharap agar keadaan ini segera cepat selesai dan agar ia dapat bertemu kembali dengan teman-temannya. Namun ia mengerti bahwa dengan mengikuti imbauan pemerintah dan sekolah, ia telah menjalankan kewajibannya sebagai warga negara.

"Tentunya aku mau cepet jalan-jalan lagi sama teman-temanku kak. Tapi karena memang keadaannya seperti ini, aku ngerti kok dan nurut saja dengan imbauan pemerintah serta sekolah untuk stay safe," tutup Hany.

Berita Terkini
01 Rakornas Kemenag-Kemendikbud-KPAI soal Belajar Daring Saat Corona, Ini Hasilnya

02 Begini Mekanisme Penyaluran Dana BOS dalam Masa Pandemi

03 Kemenag-Kemendikbud Izinkan Dana BOS untuk Bayar Guru Honorer

04 Kemendikbud: Guru Tak Boleh Bebankan Tugas di Luar Kemampuan Siswa

05 Pandemi Corona, Kemendikbud Siapkan Skenario Belajar hingga Akhir Tahun

Lihat Selengkapnya ⇒
Foto
Belajar di Rumah, SMP IT PAPB Terapkan Pembelajaran Online untuk
Proses Siswa Belajar Dirumah Di Pantau Guru dan Orang
Belajar dari Rumah untuk Menekan Penyebaran Virus
E-Learning Jadi Pilihan Belajar di
Lihat Selengkapnya ⇒
Video
Belajar dari Rumah di TVRI: Kamis, 30 April 2020. SD kelas 4-6

Belajar dari Rumah di TVRI: Kamis, 30 April 2020. SD kelas 1-3

Belajar dari Rumah di TVRI: Rabu, 29 April 2020. SMA/SMK

Belajar dari Rumah di TVRI: Rabu, 29 April 2020. SMP

Lihat Selengkapnya ⇒